Kisah mereka..kisah kita??
Bismillah..
Surgical Ward-Digestive subdivision..1st day posting..1st time oncall..
“Dokter,ini ada keluarga pasien mau bicara..dia mau lepas NGT nya“kata perawat sewaktu ana sedang mencari medical record patient.
“Kenapa ibu?kenapa mau dilepas NGT nya?”tanya ana sambil membaca medical record patient tersebut,Pak H..Oh,NGT (Nasogastric Tube) pada patient ini dipasang untuk compression fluid dari gaster..
“Bapak mau bicara..tapi ndak bisa kerna selang itu..”jawab si ibu..
“Bisa dilepas selangnya dokter?”tanya si ibu lagi..
“Ibu,sebenarnya selang itu langsung dari mulut ke lambungnya (perut)..ndak menganggu bicaranya bapak..selang itu utk keluarkan cairan dari perutnya bapak yang bermasalah ini..”ana menjelaskan kepada si ibu..
Si ibu kelihatan mengangguk dan terus berlalu sambil mengucapkan terima kasihnya..
Tidak sampai 5 menit, si ibu kembali lagi..
“Dokter,ndak mau di tensi bapak?”tanya si ibu..
“Kenapa mau di tensi ibu?Tadi pagi sudah di tensi?”ana bertanya lagi kepada si ibu karena sewaktu visite bersama residen sebentar tadi,kondisi Pak H agak stabil..
“Sudah dok..Ndak ji dok..cuma bertanya..”jawab si ibu lagi
“Ibu,sebentar ya saya tensi bapak..saya selesaikan dulu kerjaan ku ini..”ana menjawab sambil menyelesaikan tugasku yang masih berbaki..
Setelah 5 menit ana langsung bangun menuju ke kamar Pak H..serentak dengan itu,si ibu tadi keluar dari kamar dan memanggil ku..
“Dok,cepat mi..bapak kayaknya ndak sadar!!!”si ibu berteriak
Ana langsung berlari mendapatkan Pak H..Aduh gawat ini,BP 60/40,nadi di arteri radialis mulai melemah dan tidak teraba..pupil sudah midriasis..Ana lantas memegang arteri carotisnya..masih teraba tapi mulai melemah..nafasnya sudah mulai satu persatu..di hati ku sudah terdetik,sudah tidak lama ni..ana kembali mengukur BP Pak H,sudah tidak terukur..
Keluarga Pak H yang melihat kondisinya sudah mulai membacakan yassin dan syahadat di telinganya..Nafasnya semakin melemah dan nadi di arteri carotidnya semakin melemah sampai akhirnya hilang..sewaktu nadi di arteri carotidnya sudah tidak terasa, hati ana seakan tersentak..Innalillah hi wa inna ilaihi rajiun..
“Jam berapa ini dok?”tanya keluarganya..
“Jam 3 ibu..”ana menjawab sambil melirik ke arah jam tanganku
“Ehmm..bapak tadi sudah bilang..dari tadi bapak bikin begini..”kata si ibu sambil jari menunjukkan angka 3..
“Terus dia tunjuk ke dirinya..dia sudah tau dia akan pergi jam 3..”jelas si ibu sambil diiringi esak tangisnya..
…………………………………………………………….
Surgical Ward-Digestive subdivision..5th day posting..morning ward round
Sedang kami,clinical student dan resident menyiapkan medical record untuk visite patien..seorang temanku berlari menuju ke arah kami..
“Dok,Pak A menurun kesadarannya!!!”kata temanku
“Hah??mana mungkin..saya baru saya lihat dia..ndak sampai 5 menit..masih sadar!!”jawab resident,Dr U..
Sewaktu temanku dan Dr U menuju ke sana..ana masih menemani Dr E menyelesaikan instruksi patient yang menjadi tanggungjawab kami berdua..tiba-tiba,terdengar esak tangis dan jeritan..Ana dan Dr E saling berpandangan dan kami berdua lantas menuju ke arah suara tersebut..
Innalillah hi wainna ilaihi rajiun..Pak A sudah kembali menemui Penciptanya..
—————————————–
Betapa ajal dan maut itu tidak terlewatkan walaupun sedetik..Dua kematian yang disaksikan dalam minggu ini sangat terkesan di hati..Kedua pesakit sudah stabil dan mulai membaik..Terapi yang diberikan memberi respon yang baik..Namun janji Allah itu pasti..Tiada yang bisa menghalangnya..
Itu kisah dan pengakhiran hidup mereka..
Bagaimana kisah dan pengakhiran hidup kita?
Sudah bersediakah kita untuk dijemput pergi?
Jadikanlah MATI itu sebagai PERINGATAN
Al-Fatihah buat Pak H dan Pak A..
Blue steto | Comments (2)2 Responses to “Kisah mereka..kisah kita??”
Leave a Reply
Salam,
Semuga menginsafkan kita akan kehidupan dunia ini adalah sementara.
Hidup di sana yang kekal abadi.
Kumpulkan sebanyak amal yang mugkin. bekal kehidupan abadi
sakam, bila baca pasal kematrian ni rasa tidak berguna apa-apa kat dunia ni kecuali amal soleh. tapi kita ni selalu alpa terbuai dgn kesibukan dunia yang tak bertepi.